Rabu, 26 Oktober 2011

AKU DAN DIRINYA


Aku dan Dirinya
Saat Kebahagian itu datang ingin rasanya aku memilikimu selamanya.. Tak tergoyahkan hati ini tuk menggapai angan ku. Senyum, tertawa, bercanda gurau itu slalu menghiasi saat kebahagian itu datang. Tak ada satu pun yang dapat mengalah kan kebahagian itu..
Namun pabila  semua tu berlalu dan berganti menjadi Kemarahan, apa yang kita dapatkan?? Emosi, saling egois, saling caci maki. Aku tak menyalahkan dirimu, mungkin aku di balik semua itu... Aku lah yang pantas di permasalahkan, aku yang harus mengalah...
Saat kemarahan itu datang, ingin ku meninggalkan dirimu untuk sejenak... Engkau pasti berfikir bahwa aku cuek, g’ peduli dengan masalah itu. Namun itu salah besar... Aku memutuskan itu karena aku tak ingin masalah itu berlanjut dan semakin berkembang.... Aku hanya butuh waktu untuk menenangkan diriku dan aku pun tak mau melihat dirimu larut dalam masalah itu.

Maafkan jika aku lah yang selalu membuat masalah.. Aku emang tak pantas untuk wanita sebaik dirimu...  Kesetiaan... hanya itu lah yang dapat ku berikan padamu.. aku tak bisa berbuat lebih..
Kata orang Setia udah Cukup dalam suatu hubungan percintaan tapi kenyataan nya Hanya modal Setia ternyata tak cukup untuk menjalani sebuah hubungan...  Aku g’ kaya, g’ baik, g’ bisa membuat dirimu bahagia, aku banyak kekurangan.. Aku kasar, tak tepat janji, tak tepat waktu, g’ nyadar diri soalnya  Hp aja minjam, Minyak wangi, sabun, pasta gigi aja di belikan, Ayam putih, Selalu sakit, keras kepala, manusia batu, aku hanyalah sampah...tak berguna... tak sedikit pun memberikan manfaat.. tak pernah membuatmu bahagia... masih banyak lagi kekuranganku.....
Aku malu dengan diriku sendiri, Aku hanylah orang yang berasal dari keluarga yang kurang mampu, berbeda sekali dengan latar belakang dirimu.  Apa lagi saat jalan denganmu, engkau berangan-angan punya mobil jazz, punya rumah gedongan.. ... hmm... minder rasa nya... jujur aku tak mungkin bisa mengabulkan semua itu.

 Sebelum semua angan2 mu itu musnah, cari aja anak orang kaya yang mungkin bisa mengabulkan angan-anganmu itu. G’ apa-apa ko’, aku rela, aku ikhlas... melihatmu bahagia aku udah senang... daripada dengan diriku kamu sengsara, ... fikirkan itu.....
Ya Allah....jika emang dia jodohku maka jauhkan lah dari pemasalahan ini... Namun jika dia Bukan Jodohku maka Berilah ia Lelaki yang sebanding dengan dirinya, yang baik hati, setia, kaya, bisa mengabulkan semua keinginannya, yang soleh, dan yang terpenting tak menyakitkan hati nya...
Biarlah semua mimpi dan anganku ku pendam saja dalam hati, aku hanyalah sampah yang berkeinginan untuk memiliki permata sepertimu. Kenapa aku bisa seperti itu, ya allah tolong sadarkan aku.. katakan padaku bahwa aku ini tak pantas untuk dirinya... katakan padaku bahwa aku hanyalah sampah... ya allah.. bangunkan aku dari semua mimpi-mimpi ini... cukup sudah mimpi-mimpi indah ini... aku tak layak untuk wanita sebaik dirinya....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar